Jumat, 20 Februari 2026
Umum

GAS ELPIJI 3 KG LANGKA , DISPERINDAGKOP HSU TERJUN KE LAPANGAN

Amuntai – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) langsung turun ke lapangan guna memantau harga dan kelangkaan gas elpiji 3 kg.

Kabid Perdagangan Disperindagkop dan UKM HSU, Marzuki menyampaikan, saat ini banyak sekali mendapat keluhan dari masyarakat khususnya di Kabupaten HSU bahwa untuk gas elpiji 3 kg sangat susah didapat. Walaupun ada, harganya cukup mahal yaitu berkisar dari harga Rp. 30.000 sampai dengan Rp. 35.000 per tabung.

“Adapun untuk stok gas elpiji di agen yang datang dari Pertamina sebenarnya normal dan lancar, tidak ada pengurangan pasokan gas. Harganya juga normal yaitu Rp. 14.750 dari agen ke pangkalan, dan harga dari pangkalan ke masyarakat yaitu Rp. 17.500,” kata Marzuki, Kamis (1/11).

“Permasalahan saat ini banyak permainan dari para pengecer yang nakal. Mereka memanfaatkan situasi yang ada, dengan membeli gas di pangkalan menggunakan jasa orang lain dan dijual ke daerah-daerah luar HSU yang nilai jualnya di sana lebih mahal, sehingga terjadi kelangkaan di sini,” ungkapnya.

Senada, Agung dari Bagian Pemasaran PT. Prima Mitra Lindo Utama Kecamatan Banjang saat ditemui menyampaikan bahwa selama ini untuk distribusi gas lancar, tidak ada pengurangan stok gas 3 kg dari Pertamina.

“Namun distribusi gas bisa saja langka dikarenakan faktor cuaca, gelombang tinggi, sehingga pengiriman gas jadi terlambat dan juga berimbas pada kelangkaan gas,” imbuhnya. (Diskominfo/tim/indah)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !