
AMUNTAI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menggelar ajang bergengsi bagi pelajar jenjang SMP melalui kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten tahun 2025, Senin (16/6/2025).
Bertempat di pendopo SMPN 2 Amuntai, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 160 peserta dari berbagai SMP se-Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSU, Rahman Heriadi, didampingi oleh Plt. Kepala Bidang Pembinaan SMP, Rahmat Nur Ilmi, serta disaksikan para kepala sekolah, guru pendamping, dan para pegiat seni pendidikan.
Dalam sambutannya, Rahman Heriadi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh sekolah dan peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.
la menegaskan bahwa FLS3N bukan hanya sekadar ajang mencari juara, tetapi juga merupakan bagian penting dari proses pendidikan karakter dan pengembangan talenta siswa.
“FLS3N ini adalah panggung yang memberi ruang bagi siswa untuk menampilkan bakat, minat, kreasi, dan karya mereka. Ini merupakan bentuk apresiasi terhadap potensi anak-anak kita, sekaligus pengalaman belajar yang sangat berharga untuk masa depan mereka,” terang Rahman.
Ajang FLS3N memiliki sejumlah tujuan utama, antara lain Mengembangkan potensi seni dan sastra peserta didik. Meningkatkan apresiasi siswa terhadap seni, budaya lokal, dan nasional. Menanamkan nilai-nilai karakter seperti percaya diri, kerja sama, kejujuran, dan tanggung jawab.
Mendorong ekspresi kreatif dan inovatif dalam bingkai pendidikan berkarakter. Menyiapkan peserta didik untuk memiliki daya saing melalui kompetisi yang sehat.
Ditambah, menjadi sarana seleksi untuk menjaring talenta terbaik yang akan mewakili daerah ke jenjang lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pembinaan SMP Disdikbud HSU, Rita Murtafi’ah, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan FLS3N 2025 jenjang SMP melombakan sejumlah cabang seni dan sastra.
Untuk cabang seni meliputi; Menyanyi Solo, Pantomim, Ensambel Musik, Kreativitas Musik Tradisional, Kreativitas Tari, dan Ilustrasi.
Sedangkan untuk cabang sastra terdiri atas Lomba Mendongeng dan Menulis Cerpen.
Tak hanya menjadi ajang lokal, para pemenang terbaik dari kegiatan ini akan dipilih untuk mewakili Kabupaten Hulu Sungai Utara dalam ajang FLS3N SMP tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Hal ini memberikan motivasi lebih bagi peserta untuk menampilkan performa terbaik, sekaligus menjadi duta seni dan sastra pelajar HSU di level yang lebih tinggi.
Ajang ini juga menjadi salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten HSU dalam mendukung generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kreatif, berkarakter, dan mencintai seni budaya.
Semangat ini selaras dengan visi Bupati dan Wakil Bupati HSU untuk mewujudkan Hulu Sungai Utara yang BERAKHLAK (Berkeadilan, Religius, Aman, Kolaboratif, Harmonis, Lestari, Aktif, dan Kreatif).
“Melalui FLS3N, pemerintah daerah terus mendorong pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan, serta menanamkan nilai-nilai seni, budaya, dan literasi sejak dini kepada peserta didik, sebagai fondasi untuk membentuk generasi yang utuh secara intelektual maupun emosional,” pungkasnya.(Diskominfosandi Wahyu/dkk)
Editor Tim
![]()




