
AMUNTAI – Perjalanan E-Sport sebagai cabang olahraga baru yang melekat di generasi para milenial bisa dikatakan memiliki banyak rintangan. Salah satu tantangan yang harus dihadapi adalah memperkenalkan kepada masyarakat agar stigma negatif yang telah melekat bisa dapat berubah.
Ketua E-Sport Indoensia (Esi) Hulu Sungai Utara (HSU), Maulana mengatakan, pihaknya dari Esi terus melakukan edukasi dan sosialisi kepada masyarakat, menurutnya, di era teknologi sekarang bermain game tidak hanya sebagai kesenangan dan membuang-buang waktu namun bermain game bisa menjadi tempat wadah mencari prestasi.
“Disini saya menyampaikan kepada masyarakat umum yang masih ada stigma negatif bahwa E-Sport hanya membuang-buang waktu. Masyarakat harus tahu bahwa E-Sport yang baru ini sudah dipertandingkan di PON Papua sebagai olahraga resmi yang dipertandingkan.” ucap Maulana, Senin (27/9/2021).
Lebih lanjut, perkembangan E-Sport di HSU di setiap event perlombaan sangat disambut baik oleh masyarakat dan dukungan dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).
“Dengan melihat antusias masyarakat yang cukup banyak tentunya kegiatan seperti ini akan diselenggarakan setiap tahunnya baik dari Disporapar HSU sendiri dan dari pihak Esi HSU.” ungkap Maulana.
Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari peminat E-Sport sendiri setiap tahunnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
“Penggiat E-Sport sudah bisa dikatakan sangat banyak, itu bisa dilihat dari database Esi HSU yang sudah mencapai ribuan player.” imbuhnya.
Ia juga berharap, peranan orang tua sangat penting dalam membimbing anaknya yang memiliki potensi di bidang E-Sport agar lebih mendukung untuk menyulurkan bakatnya ke jalur yang sudah disediakan.
Sementara itu, Kepala Disporapar HSU, Fejeri Rifani menyampaikan, dengan diadakannya ajang Disporapar E-Sport Cup 2021 di HSU para generasi muda dapat terarah dalam melaksanakan kegiatan atau hobinya serta menghindarkan para generasi muda untuk melakukan hal-hal negatif.
“Terselenggaranya Disporapar Esport CUP 2021 ini kita adakan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional, dan E-Sport ini sudah disetujui oleh pemerintah sebagai kegiatan resmi di cabang olahraga.” tutupnya.
Diketahui ajang Disporapar Esport CUP 2021 berlangsung dari 24 sampai 26 September diikuti 12 tim dengan game yang dipertandingkan yaitu, Free Fire, PUBG Mobile dan PES. (Diskominfo/putra)
![]()




