Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Hulu Sungai Utara memberikan pelayanan KB gratis bagi masyarakat. Salah satu pelayanan yang diberikan berupa metode kontrasepsi jangka panjang, yaitu metode operasi pria (MOP) atau yang dikenal dengan istilah vasektomi.
Menurut Kepala Bidang Keluarga Berencana Dinas (PPKB) HSU Drs. H. Taberani, M.AP saat ditemui ketika pelayanan kontrasepsi MOP di halaman kantor Dinas PPKB HSU, Selasa (21/3), pelayanan gratis ini dilakukan guna memenuhi target 90 akseptor per tahun, dengan sasaran 10 Kecamatan se-Kabupaten Hulu Sungai Utara.
“Kegiatan ini akan terus berlanjut hingga target tercapai, dengan diimbangi pelaksanaan sosialisasi guna mendukung program dua anak cukup, sehingga mendukung program keluarga berencana di HSU”, tambahnya.
Sementara itu, petugas medis MOP dalam pelayanan ini dr. Sudharman, T, MM menyebutkan berbagai persyaratan bagi pria untuk ikut dalam metode ini, diantaranya sudah berkeluarga dengan minimal memiliki dua anak serta sudah berusia minimal 35 tahun.
“Para peserta juga harus memantapkan niatnya, karena metode operasi pria merupakan kontrasepsi jangka panjang”, sambungnya.
Untuk kontrasepsi jenis metode operasi pria ini biasanya mengandalkan peran motivator yang bergerak dari rumah ke rumah warga untuk mensosialisasikan metode ini.
Berdasarkan informasi dari BKKBN, secara garis besar vasektomi adalah pengikatan saluran benih agar sperma tidak keluar dari buah zakar. Cara ini dipakai untuk kontrasepsi mantap pria yang memiliki berbagai keuntungannya, antara lain bisa bersifat permanen, efektif, tidak ada efek samping jangka panjang, serta dapat mencegah kehamilan lebih dari 99%. (mahdi)
![]()




