
Amuntai – Balai Latihan Kerja (BLK) Amuntai bekerjasama dengan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas (PPTKP) tahap I tahun anggaran 2019.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 167 peserta yang berlangsung selama 25 hari yaitu dari tanggal 11 Maret – 15 April 2019.
Kepala DPMPTSP-Naker HSU M Syarif F Noor mengatakan, pelatihan keja ini bertujuan memberikan tenaga kerja yang memiliki basis kompetensi, profesional, dan punya daya saing tinggi.
“Supaya bisa memenuhi pasar kerja atau mungkin bisa membuka lapangan kerja sendiri bahkan untuk orang lain,” ujar Syarif.
Syarif menambahkan, program pelatihan ini dilaksanakan mulai 11 Maret sampai 15 April 2019 dengan jumlah 240 waktu jam pelajaran. Ada 10 paket kejuruan yang ditawarkan selama program pelatihan ini, antara lain komputer dasar, teknisi komputer, menjahit/tata busana, menjahit busana wanita tingkat lanjut, instalasi penerangan, las listrik, mekanik mobil, mekanik sepada motor, tata boga, dan meubelair alumunium.
“Ada 654 orang yang mendaftar pelatihan sebelum terseleksi menjadi 160 orang,” ungkapnya.
Bupati HSU H. Abdul Wahid HK saat membuka secara resmi kegiatan ini, atas nama pemerintah Kabupaten HSU mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya kegiatan ini.
“Salah satu sektor yang senantiasa menjadi permasalahan saat ini adalah faktor lapangan kerja dan ketersediaan tenaga kerja. Ketidakseimbangan antara ketersediaan lapangan kerja dan tenaga kerja akan berakibat terjadinya pengangguran,” ujar Wahid.
Menurut Wahid, masalah pengangguran ini adalah masalah bersama dan menjadi tanggung jawab pemerintah, swasta maupun masyarakat. Dari sisi tanggung jawab pemerintah telah banyak upaya yang dilakukan, salah satunya adalah dengan memberikan pendidikan dan pelatihan produktivitas dan kompetensi tenaga kerja yang dilaksanakan kali ini.
“Melalui program berbasis kompetensi ini mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dan diikuti dengan sungguh-sungguh sehingga setelah pelatihan ini memiliki kompetensi produktivitas sesuai dengan kemampuannya masing masing,” harap Bupati. (Diskominfo/nata)
![]()




