Jumat, 20 Februari 2026
Kesehatan

BPOM HSU SOSIALISASIKAN GERMAS SAPA

AMUNTAI – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA), bertempat di Balai Desa Sungai Haji Kecamatan Sungai Tabukan, Rabu (26/6).

Sosialisasi dihadiri oleh Kepala BPOM HSU, Plt Kepala Dinas Kesehatan, serta Kader Posyandu Desa Sungai Haji.

Kepala BPOM HSU Bambang Hery Purwanto mengatakan, sosialisasi ini dilaksanakan sebagai percepatan penurunan stunting atau terhambatnya pertumbuhan pada seseorang yang dipengaruhi oleh asupan makanan, khususnya pada seribu hari pertama anak.

Bambang Hery Purwanto menjelaskan, stunting merupakan penggambaran dari status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan.

“Seribu hari pertama kehidupan (HPK) intervensi adalah yang paling menentukan untuk dapat mengurangi prevalensi stunting, oleh karenanya perlu dilakukan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dari anak balita,” jelasnya.

Di samping itu, juga perlu diperhatikan kesehatan sebelum masa kehamilan, pentingnya kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan, serta setelah ibu melahirkan.

“Status gizi ibu hamil sangat mempengaruhi keadaan kesehatan dan perkembangan janin. Gangguan pertumbuhan dalam kandungan dapat menyebabkan berat lahir rendah,” tambahnya.

Senada, Plt Kepala Dinas Kesehatan HSU H Agus Fidliansyah menjelaskan, ibu hamil atau menyusui agar tidak mengurangi pola makannya supaya gizi dan nutrisi untuk anak diterima dengan maksimal.

“Namun kita perlu mengenal bahan berbahaya dalam pangan, yaitu bahan kimia baik dalam bentuk tunggal maupun campuran yang dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan hidup secara langsung atau tidak langsung yang mempunyai sifat racun, karsinogenik, teratogenik, mutagenik, korosif dan iritasi,” pesannya.

Sementara itu, perwakilan Tim Penggerak PKK Kabupaten HSU Ernawati mengatakan, kegiatan ini tentunya memiliki arti penting dan sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena GERMAS SAPA merupakan gerakan masyarakat sadar pangan aman, yang mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

“GERMAS juga merupakan salah satu gerakan berbasis komunitas masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pada keamanan pangan sepanjang rantai pangan mulai diproduksi, peredaran, dan konsumsi, yang berawal dari entitas terkecil pada masyarakat desa/kelurahan,” lanjutnya.

Dalam sosialisasi ini, para peserta tampak antusias melakukan tanya jawab dengan Kepala BPOM dan Plt Kepala Dinas Kesehatan. (Diskominfo/ikhsan/irwin)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !