
AMUNTAI – Ribuan warga masyarakat memadati area Kota Amuntai untuk menyaksikan parade tahunan Arak-arakan Tanglong tahun 1440 H / 2019 M yang digelar di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Minggu (26/5) malam.
Parade arak-arakan tanglong ini diikuti sebanyak 161 grup dari seluruh kecamatan di HSU. Berbagai miniatur islami ditampilkan seperti kakbah, unta, gajah, gua hira, burung ababil, Al-Qur’an, dan lain-lain, diiringi lantunan sholawat dan alat musik daerah, sehingga menambah kemeriahan parade tersebut.
Bupati HSU H Abdul Wahid HK dalam sambutannya gembira sekali bisa menyaksikan sekaligus membuka acara Arak-arakan Tanglong tahun ini. Tradisi ini patut dijaga dan dilestarikan sebab dengan ini bisa mengingatkan kembali sejarah perjuangan para Nabi dan Rasul dalam memperjuangankan agama Islam.
Acara ini juga digelar dalam rangka memeriahkan malam Nuzulul Qur’an. Dengan ini Bupati Wahid berharap bisa mempererat silaturahmi sesama muslim di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Terlebih lagi rawannya pengaruh modernisasi sangat mengincar generasi muda, bila tidak dibentengi dengan pengetahuan agama akan berimbas terkikisnya moral penerus bangsa.
“Arak-arakan tanglong jangan dianggap hiburan semata, namun nilai historis di dalamnya juga kita renungkan dan pahami, sebuah tradisi yang kental dengan sejarah kebudayaan Islam,” ujar Wahid.

Adapun rute yang ditempuh mulai dari Jalan A. Yani depan rumah dinas Bupati HSU, kemudian ke jalan Kebun Sari, belok ke jalan Soewandi Sumarta terus ke Jalan Bihman Villa, belok ke Jalan H. Ali terus ke Jalan Pangeran Antasari dan finish kembali di Jalan A. Yani. Turut menyaksikan kegiatan parade tersebut Wakil Bupati HSU H Husairi Abdi, Ketua TP PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid, Kapolres HSU, Dandim 1001/Amt-Blg, Ketua KNPI HSU, kepala SKPD di lingkungan Pemkab HSU, dan para alim ulama. (Humpro/Ami)
![]()




