
Amuntai – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) bersama Kodim 1001 Amuntai/Balangan melaksanakan pelayanan kontrasepsi metode operasi pria (MOP), bertempat di halaman kantor DPPKB HSU, Kamis (21/3).
Sebanyak 15 akseptor dari berbagai daerah di HSU mengikuti pelayanan MOP ini. Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka momentum Hari Jadi ke-67 Kabupaten HSU dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI Kalimantan Selatan.
Kabid Kesehatan dan Reproduksi BKKBN Provinsi Kalsel H. Ramlan yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungan terhadap masyarakat HSU terutama pada program MOP.
“Kegiatan ini diharapkan akan terus berlanjut hingga target tercapai, dengan diimbangi pelaksanaan sosialisasi guna mendukung program dua anak cukup, sehingga mendukung program keluarga berencana di HSU,” tambahnya.
Ramlan juga menjelaskan bahwa untuk persyaratan bagi pria untuk ikut dalam metode ini, di antaranya sudah berkeluarga dengan minimal memiliki dua anak serta sudah berusia minimal 35 tahun.
“Para peserta juga harus memantapkan niatnya, karena metode operasi pria merupakan kontrasepsi jangka panjang,” sambungnya.
Untuk kontrasepsi jenis metode operasi pria ini biasanya mengandalkan peran motivator yang bergerak dari rumah ke rumah warga untuk mensosialisasikan metode ini. (Diskominfo/nata)
![]()




