
Amuntai – Banyak hal yang bisa dilakukan untuk kepentingan masyarakat dengan menggunakan dana desa. Di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), sejumlah Pemerintah Desa menggunakan sebagian dana desa untuk peningkatan sumber daya manusia, seperti menggelar pelatihan kerja bagi masyarakat.
Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sentra Mitra Karya yang merupakan lembaga pelatihan kerja resmi di Kabupaten HSU digandeng untuk memberikan pelatihan bagi masyarakat desa.
Kepala Desa Tambalang Kecil Kecamatan Sungai Pandan, Muhammad Yusuf, Rabu (31/10) mengatakan, pihaknya tertarik mengadakan pelatihan kerja untuk mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan sumber daya manusia di desa.
“LPK Sentra Mitra Karya merupakan lembaga pelatihan kerja yang kami pilih untuk melaksanakan pelatihan, karena merupakan lembaga yang memiliki kompetensi dan aktif bekerja sama dengan pemerintah daerah,” ujar Yusuf.
Yusuf mengatakan, pihaknya menggunakan dana desa untuk menggelar pelatihan, namun penggunaan dana desa mensyaratkan desa menggunakan lembaga pelatihan kerja yang resmi. LPK Sentra Mitra Karya (Semitra) juga memiliki tenaga pelatih (instruktur) yang cukup lengkap, sehingga bisa memberikan pelatihan berbagai jenis usaha pekerjaan kepada masyarakat.
“Sesuai potensi lapangan usaha yang ada di desa kami, maka kami memohonkan pelatihan usaha kerja di bidang menjahit dan stainless aluminium,” terangnya.
Seiring dengan itu, Kepala LPK Semitra Amuntai Khairunnisa mengatakan, pihaknya siap bekerjasama jika pemerintah desa ingin melaksanakan pelatihan kerja di desa. Pihaknya menawarkan beberapa paket dan jenis pelatihan kerja sesuai permintaan desa dan menyediakan tenaga instruktur untuk berbagai pelatihan kerja yang diinginkan. Adapun pelatihan kerja yang dilaksanakan di Desa Tambalang Kecil menggunakan paket pelatihan selama 24 hari dengan pemberian materi 6 jam setiap harinya.
“Beberapa desa mulai tertarik melaksanakan pelatihan kerja dalam rangka mengurangi angka pengangguran di desa mereka dan memberdayakan masyarakat,” ujar Khairunnisa.
Sementara itu, tenaga pendamping dana desa Kecamatan Sungai Pandan, Maysarah mengakui jika pelatihan kerja untuk jenis usaha menjahit dan stainless aluminium di Desa Tambalang kecil merupakan jenis pelatihan kerja yang pertama kali dilaksanakan pemerintahan desa di Kabupaten HSU yang menggunakan dana desa.
“Selama ini aparat pemerintahan desa bersama masyarakat cenderung mengelola dana desa hanya untuk pembangunan infrastruktur dan program pembangunan lain, namun sangat jarang yang menggunakannya untuk melaksanakan kursus dan pelatihan kerja,” katanya.
Maysarah berharap desa-desa lainnya bisa menggelar pelatihan kerja sesuai kebutuhan lapangan kerja di desa dengan menngunakan dana desa, agar jumlah pengangguran desa bisa diminimalisir dan pemberdayakan masyarakat meningkat.
Sekretaris Kecamatan Sungai Pandan Akhmad Rustam juga mengakui terinspirasi dari aparat desa Tambalang Kecil yang berkeinginan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelatihan kerja.
“Kita akan memotivasi aparat desa dan masyarakat khususnya di Kecamatan Sungai Pandan bersama pihak Perkades agar desa juga mempertimbangkan pengelolaan dana desa untuk melaksanakan pelatihan kerja,” pungkasnya. (Diskominfo/eddy/indah)
![]()




