
Amuntai – Pemukulan gong oleh Wakil Bupati Hulu Sungai HSU (HSU) H. Husairi Abdi, Lc menandai secara resmi dibukanya Giat Perkemahan Bhakti Satuan Karya Bhayangkara Tingkat Daerah (Pertikrada) Kalimantan Selatan tahun 2018, yang digelar bumi perkemahan stadion Karias Amuntai. Selasa (16/10).
Pembukaan Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Tingkat Provinsi Kalsel 2018 ini diawali dengan upacara pembukaan Pertikarada Kalsel, oleh Dir Binmas Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Tata Suwarta, MH yang bertindak sebagai pembina upacara.
Selain Wakil Bupati HSU, tampak hadir pula Dandim 1001 Amuntai-Balangan Letkol CPN Sundoro Agung Nugroho (HAN) beserta sejumlah jajaran, Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno bersama sejumlah jajaran, Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, Ketua Cabang Gerakan Pramuka HSU H. Hermani Johan, Kepala Dinas Pendidikan Kab. HSU H. Rahmat, Waka Polres HSU H. M. Tukiman, Para Kasat Binmas Jajaran Polda Kalsel, Para Pamong, dan seluruh panitia serta seluruh peserta Pertikarada Kalsel Tahun 2018.
Pembukaan Pertikarada ini juga dimeriahkan dengan persembahan tari pesona Ilung Taguna oleh para pelajar Saka Bhayangkara Polres HSU, penampilan senam kreasi gatur lalu lintas oleh anggota pramuka saka Bhyangkara Polres HSU, serta penampilan Polisi Cilik (Pocil) Banua Polres HSU, sehingga menambah semarak pembukaan Pertikarada yang digelar di Kabupaten HSU tahun 2018 ini.
Dalam amanat Kapolda Kalsel yang dibacakan oleh Dir Binmas Polda Kal-Sel Kombes Pol Drs Tata Suwarta selaku pembina upacara, tujuan pelaksanaan kegiatan Pertikarada ini adalah untuk mempersiapkan dan membentuk generasi-generasi muda yang berkebangsaan, mampu memimpin bangsa yang kuat di masa depan, disiplin, inovatif, dan tangguh guna menghadapi era globalisasi dan kemajuan teknologi di masa kini.
Ia menambahkan, pembentukan karakter yang tangguh bermanfaat bagi generasi muda, merupakan hal yang sangat penting dan bahkan menentukan nasib bangsa di masa depan. Oleh karena itu, peranan Gerakan Pramuka berdasarkan Kemendikbud RI Nomor 63 tahun 2016 tentang pendidikan Kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler sekolah diharapkan dapat membentuk karakter muda Gerakan Pramuka. Melalui kegiatan Pertikrada inilah sebagai persiapan sebagai terima estafet pengelolaan bangsa Indonesia.
Dirinya berharap kepada seluruh peserta Pertikrada, baik Pamong maupun pendamping agar dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan generasi muda yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kepribadian yang kuat, tangguh, memiliki rasa persaudaraan serta menumbuhkembangkan rasa kebangsaan, berjiwa Pancasila dan undang-undang dasar 1945,” pungkasnya.
Usai menggelar upacara pembukaan, Dir Binmas Polda Kalsel, Wakil Bupati HSU, Dandim, Kapolres HSU, dan rombongan lainnya berkesempatan meninjau langsung lokasi perkemahan masing-masing sembari menyapa kepada peserta perwakilan dari 13 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.
Adapun Kegiatan Pertikrada Kalsel tahun 2018 dilaksanakan dari tanggal 16 s/d 19 Oktober 2018 dengan Tema “Pramuka sebagai Pelopor Kreativitas Pemuda dalam Pengembangan Budaya serta Inspirator Muda yang Berkualitas Cemerlang”.
Kegiatan diikuti para Kwartir Saka Bhayangkara di Jajaran Polda Kalsel dari 13 Kabupaten/Kota, ditambah 1 kontingen dari Ditpol Airud Polda Kalsel. Adapun jumlah peserta seluruhnya sebanyak 468 orang termasuk tim kesehatan, binadamping, dan pamong.
Sementara itu, perlombaan yang dilaksanakan selama kegiatan Pertikrada Kalsel tahun 2018 terdiri dari lomba Pionering specta, drama krida saka, senam lantas, P2b, cerdas cermat, penyuluhan anti narkoba, pentas seni, master chef, festival budaya, kebersihan tenda putera dan putri, serta kontingen terfavorit putra dan putri. (Diskominfo/wahyu/indah)
![]()




