
Amuntai – Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengadakan Lomba Baduta ASI Sehat Ibu Cerdas Tingkat Kabupaten HSU yang ditujukan kepada bayi berusia di bawah dua sampai 2 tahun, Selasa (31/7).
“Lomba ini merupakan salah satu sarana untuk memberikan informasi dan motivasi kepada kita semua untuk selalu memerhatikan buah hati kita,” kata Plt. Kepala Dinkes HSU dr. H. Agus Fidliansyah.
Melalui lomba ini, pihaknya mengajak untuk bersama-sama menilai apakah kondisi anak saat ini sudah sesuai dengan tujuan yang diharapkan, serta menilai gizi anak apakah sudah sesuai dengan proporsi tumbuh kembang anak.
“Kita sudah memiliki Peraturan Daerah tentang ASI eksklusif, jadi kami mengimbau agar bayi 0 sampai 6 bulan hanya mendapatkan ASI saja, di atas 6 bulan baru mendapatkan makanan penambah ASI. Kita juga berencana untuk meningkatkan konselor untuk membimbing penggunaan ASI,” ungkap Agus.
Ia juga mengimbau kepada ibu-ibu untuk tidak menggunakan susu formula tanpa indikasi, karena cukup dengan ASI, tumbuh kembang anak tetap akan optimal.
“Setelah 6 bulan baru ditambah makanan pendamping ASI seperti bubur, kemudian bisa ditambah buah, sayur, nasi dan lain-lain sesuai usianya sampai usia anak 2 tahun, sehingga pertumbuhan anak sesuai dengan usianya, bertambah umur, serta bertambah tinggi dan berat,” pesannya.
Penilaian yang dilakukan oleh dewan juri pada perlombaan Baduta ASI Sehat Ibu Cerdas kali ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori ibu bekerja dan kategori ibu rumah tangga.
Setelah dilakukan penilaian secara selektif, didapatkan hasil untuk pemenang Baduta ASI Sehat Ibu Cerdas Tingkat Kabupaten HSU. Untuk kategori Ibu Bekerja, juara 1 diraih oleh Muhammad Ahsan F, juara 2 diraih oleh Wardatun Nadira, dan juara 3 diraih oleh Nor Azkia Nabila. Sementara untuk kategori Ibu Rumah Tangga, juara 1 diraih oleh Muhammad Naufal, juara 2 diraih oleh Zulfa Fitriyah, dan juara 3 diraih oleh Nida Khapiyya. (Diskominfo/ikhsan/indah)
![]()




