
Amuntai – Para pelajar Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP-IT) Ihsanul Amal Sungai Sandung Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar aksi bagi-bagi jilbab gratis dan ngaji on the street di Amuntai, Kamis (22/2).
Ketua panitia Ghina Alfi Hasanah mengatakan, kegiatan dilaksanakan bertajuk Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) dengan cara membagi-bagikan jilbab gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Jika generasi sekarang memperingati Valentine Day, maka kami juga memiliki kegiatan GEMAR, yakni gerakan menutup aurat melalui bagi-bagi jilbab gratis,” ujarnya.
Pelajar SMP Islam Terpadu Ihsanul Amal membagikan jilbab dan aksesoris hijab lainnya kepada warga yang tengah beraktivitas jual beli di Pasar Amuntai, dilanjutkan kegiatan ngaji on the street di trotoar Jalan Ahmad Yani samping Masjid Raya At-Taqwa Amuntai, serta menyampaikan orasi ajakan berhijab.
Ghina mengatakan, kaum muslimah hendaknya memperhatikan syarat -syarat hijab syar’i agar sesuai dengan syariat yang dianjurkan dalam Agama Islam.
Menurutnya, masih banyak kaum wanita yang belum mengerti tentang hijab syar’i, sehingga mengenakan jilbab seadanya.
“Jika kaum wanita mengumbar aurat, sama saja membuka peluang terhadap fitnah dan pelecehan seksual,” tandasnya.
Peserta aksi secara bergiliran berorasi menyampaikan ajakan berhijab syar’i seraya mengutip beberapa Ayat Al-Qur’an dan Hadist Nabi Muhammad SAW tentang kewajiban mengenakan Hijab Syar’i.
Kegiatan bagi-bagi jilbab dilaksanakan pukul 14.00 wita di Pasar Induk Amuntai, dilanjutkan dengan kegiatan Ngaji on The Street di Trotoar Jalan Ahmad Yani pukul 15.15 wita. Sebanyak dua buah mini bus milik sekolah mengangkut puluhan pelajar SMPIT Ihsanul Amal menuju Kota Amuntai.
Koordinator kegiatan Ustadzah Erma Rahmiati menambahkan bahwa kegiatan ngaji on the street merupakan program pihak sekolah yang mengharuskan siswa membaca 1 juz Al-Qur’an setiap hari atau One Day One Juz.
“Hanya saja seiring Gerakan Menutup Aurat ini kita laksanakan kegiatan diruang terbuka,” katanya. (Diskominfo/Eddy Abdillah/indah)
![]()




