
Amuntai – Sekolah Guru Indonesia (SGI) mengirimkan tiga orang Trainer Pendidikan yang akan bertugas selama 9 bulan kedepan terhitung sejak 12 Februari 2018 sampai dengan 29 Oktober 2018 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Para trainer pendidikan tersebut diantar langsung oleh Ketua Sekolah Guru Indonesia (SGI) Ahmad Abdul Wasiduin untuk berkunjung ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten HSU dalam rangka menjalin kerjasama antara SGI dan pemerintah setempat untuk program ini. Para trainer diterima oleh Kasubag Tata Usaha Kemenag HSU Nasrullah, Senin (12/2).
Pada kesempatan ini, Tim Trainer SGI HSU diberikan amanah oleh Kasi Madrasah Kemenag HSU Bunyamin untuk mensosialisasikan program SGI Master Teacher di acara Rapat Koordinasi (Rakor) Madrasah se-Hulu Sungai Utara. Rakornas tersebut dihadiri oleh berbagai petinggi Kementerian Agama HSU, Ketua KKMI, dan semua Kepala MI, MTs dan MA se-Hulu Sungai Utara.
Kasubag TU Kemenag HSU Nasrullah mengatakan, SGI akan mengirimkan trainer pendidikan yang berasal dari luar pulau Kalimantan, diantaranya adalah Ades Marsela dari Sumatera Selatan, Habib Alwi Jamalulel dari Banten, dan Muhammad Wahyudin dari Makassar.
“Salah satu kegiatan ketiga trainer ini adalah melatih dan membina para guru MI/SD di Kabupaten Hulu Sungai Utara”, kata Nasrullah.
Sementara untuk pelaksanaan pelatihan dilaksanakan pada tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Amuntai Selatan, Kecamatan Danau Panggang, dan Kecamatan Sungai Pandan. Selain kegiatan melatih dan membina guru, kegiatan lainnya adalah mengajar pada tiga Madrasah di HSU, melaksanakan pemberdayaan masyarakat, dan melaksanakan riset pendidikan.
“Diharapkan semua stakeholder, pemerintah, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat dapat bersinergi dengan baik, demi Kabupaten Hulu Sungai Utara yang lebih MANTAP”, harap Nasrullah.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua SGI Ahmad Abdul Wasiudin mensosialisasikan program pendidikan yang akan dilaksanakan, yaitu program SGI Master Teacher (SMT).
SGI Master Teacher adalah pelatihan dan pembinaan guru intensif dengan tujuan membentuk guru yang berjiwa pendidik, pengajar, dan pemimpin, yang dilakukan setiap pekan selama tiga bulan dan pelatihannya gratis.
Dalam pemaparannya, Ahmad juga membahas beberapa ciri khas dari pelatihan guru ini, yaitu terciptanya 10 Kepemimpinan Guru Indonesia, diantaranya adalah teladan menegakkan ibadah, disiplin mengelola waktu, gemar membaca buku, pelopor kebersihan sekolah, aktif memberdayakan masyarakat, sahabat terbaik siswa, tertib menyiapkan administrasi, kreatif membuat media, profesional dalam mengajar, dan gigih untuk meneliti.
Berbagai keuntungan yang diperoleh peserta dalam mengikuti SGI Master Teacher diantaranya adalah tergabung dalam 1.500 aktivis SGI; pelatihan oleh trainer berpengalaman; pembinaan, coaching, dan konsultasi saat dan pasca program; pengalaman merancang, mempraktikan, dan merefleksi kegiatan belajar dan mengajar; bimbingan penelitian tindakan kelas; serta sertifikat berdurasi 100 jam dan berkesempatan menjadi trainer SGI.
Program SGI Master Teacher sangat memfasilitasi para guru yang ingin meningkatkan kompetensi keguruannya. Berbagai persyaratan pendaftaran yang harus dipenuhi antara lain adalah muslim/muslimah; guru SD/MI; usia maksimal 40 tahun; pendidikan minimal S1; komitmen mengikuti program; bersedia menjalankan program setelah pelatihan; tidak merokok selama menjalankan program; sehat jasmani, rohani, dan tidak dalam keadaan hamil; serta mendapatkan surat rekomendasi dari kepala sekolah.
Lebih lanjut Ahmad memaparkan, pendaftaran batch I dimulai sejak 22 Januari sampai 22 Februari 2018, seleksi interview dan microteaching dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2018, pengumuman kelulusan pada tanggal 1 Maret 2018, kemudian perkuliahan dilaksanakan pada 4 Maret sampai 13 Mei 2018.
“Pendaftaran bisa dilakukan dengan mengisi formulir di http://bit.ly/FormulirPendaftaranSGI. Siapkan soft file pas foto 3×4, KTP, ijazah terakhir, dan surat rekomendasi kepala sekolah (http://bit.ly/RekomendasiKepsek) untuk diupload di formulir pendaftaran”, tambah Ahmad (Diskominfo/Trainer SGI HSU/Ades Marsela).
![]()




