PANEN RAYA PADI DESA RANTAU BUJUR TENGAH, BUPATI SAHRUJANI SERAP ASPIRASI PETANI WUJUDKAN AGROMINAPOLITAN HSU

AMUNTAI — Panen raya padi di Desa Rantau Bujur Tengah, Kecamatan Sungai Tabukan, menjadi titik ke‑tujuh dari rangkaian panen raya bergiliran di seluruh wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara(HSU).
Kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian setempat pada Sabtu (31/10/2026) sore dihadiri langsung oleh Bupati HSU H. Sahrujani dan Wakil Bupati HSU Hero Setiawan untuk merayakan keberhasilan panen sekaligus menyerap aspirasi para petani.
Dalam kunjungannya, Bupati didampingi, Sekda HSU, Kepala Dinas Pertanian, jajaran kepala SKPD, Camat Sungai Tabukan, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan kepala desa setempat. Selain melakukan panen padi bersama kelompok tani, acara dilanjutkan sesi silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga.
Sesi silaturahmi tersebut menjadi wadah utama bagi pemerintah untuk mendengarkan secara langsung aspirasi, masukan, serta kebutuhan riil para petani guna mendorong kemajuan sektor pertanian HSU.
Bupati H. Sahrujani menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan panen tersebut, yang menurutnya berkat dukungan sinergis Dinas Pertanian, Dinas PUPR, serta seluruh pihak terkait.
Ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat dan para petani, yang menjadi pilar penting pembangunan sektor pertanian untuk mewujudkan visi HSU sebagai kawasan agrominapolitan penopang swasembada pangan Kalimantan Selatan.
”Kedatangan kami disini sebagai wujud syukur dan kegembiraan apa yang kita harapkan akhirnya panen melimpah,” katanya.
Sementara itu, Hj. Husmini menyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan Bupati, Wakil Bupati, serta jajaran pemerintah daerah atas dukungan menyeluruh terhadap pengelolaan sektor pertanian di Kabupaten HSU, khususnya wilayah Desa Rantau Bujur Tengah.
“Kami sangat senang berkat normalisasi sungai dari pemerintah daerah, meski musim kemarau, namun kita bisa lihat panenan kita sangatlah melimpah,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap dukungan berkelanjutan berupa penyediaan bibit padi, normalisasi aliran sungai, hingga pembersihan gulma tetap diberikan oleh pemerintah daerah agar produktivitas hasil pertanian desa terus meningkat dari tahun ke tahun.(MC HSU/ Wahyu- Yudi)
Editor Dedi




