
AMUNTAI — Sebanyak 548 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Amuntai resmi mengikuti prosesi Yudisium ke-20 yang digelar di Gedung Bulu Tangkis Raga Buana Stadion Karias Amuntai, Kamis (27/11/2025).
Acara tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan, haru dan kebanggaan dari para mahasiswa-mahsiswi dan keluarga yang hadir.
Ketua STIA Amuntai, Dr. Reno Affrian, dalam sambutannya menyampaikan bahwa yudisium ini bukanlah akhir perjalanan akademik, melainkan titik awal menuju tantangan dan kesempatan baru di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
“Yudisium hari ini bukan garis akhir, tetapi pintu awal untuk perjalanan panjang dalam pengabdian dan pembelajaran sepanjang hayat,” ucapnya.
Ia menambahkan, bahwa selama lebih dari empat tahun proses pendidikan, seluruh mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga nilai, pengalaman, dan karakter yang menjadi bekal penting dalam memasuki fase kehidupan berikutnya.
“Hari ini adalah buah dari perjuangan panjang penuh proses, tantangan, dan pembelajaran. Semua yang kalian capai hari ini adalah hasil kerja keras, komitmen, dan keteguhan hati,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Reno juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh hingga para mahasiswa berhasil mencapai tahap yudisium.
Dengan tema “Semua Karena Cinta” menjadi pesan utama dalam sambutannya. Reno menekankan bahwa cinta merupakan landasan setiap proses pembelajaran, perjuangan, dan pengabdian.
“Kalian hadir di sini karena cinta — cinta kepada ilmu, cinta kepada orang tua, cinta kepada cita-cita, dan cinta kepada diri sendiri. Jagalah rasa itu, karena cinta akan membimbing kalian dalam setiap langkah kehidupan,” tegasnya.
Dirinya berharap para lulusan mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh serta memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.
“Apa pun profesi dan jalan hidup yang akan kalian jalani setelah ini, jalani dengan cinta, integritas, dan pengabdian. Karena sejatinya ilmu baru bermakna ketika memberi manfaat bagi orang lain,” pungkasnya. (MC HSU/NATA/ IHSAN)
Editor Wahyu
![]()




