Kamis, 19 Februari 2026
Umum

HUSAIRI APRESIASI PETUGAS PEMUNGUTAN SUARA DI TPS

AMUNTAI – Pelaksanaan pemungutan suara serentak yang dilaksanakan pada hari Rabu 09 Desember 2020 di seluruh Indonesia ini memang berbeda, karena dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19, dimana dalam pelaksanaan pemungutan suara ini diterapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari penyebaran Covid-19, baik bagi petugas ataupun bagi para pemilih.

Di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang mengikuti pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan periode 2021-2025, tersedia 507 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 219 desa dengan benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang ketat di semua TPS.

Hal ini terlihat ketika Wakil Bupati HSU Husairi Abdi melakukan pemantauan dan mengunjungi beberapa TPS di kabupaten HSU, di antaranya TPS yang ada di Kota Raja dimana dalam pelaksanaan pemungutan suara tersebut semua petugas PPS dan para pemillih mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menggunakan masker, memakai sarung tangan sekali pakai, bahkan ada beberapa orang pemilih memakai Faceshield atau penutup wajah. Hal ini tentunya merupakan rasa tanggung jawab untuk memutus rantai penyebaran Covid 19.

“Sebagai warga negara yang mempunyai hak berdemokrasi, selayaknya kami berkewajiban mengikuti ini walaupun dalam situasi pandemi Covid-19. Namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang benar saat mengikuti kegiatan ini, Insya Allah kami terhindar dari virus tersebut karena di TPS ini juga menerapkan Protokol kesehatan yang ketat,” ujar Ikhsan, salah seorang pemilih yang terdaftar di TPS tersebut.

Hal senada juga disampaikan Khalidiyah salah seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bahwa di TPS tersebut telah menjalankan protokol kesehatan.

“Sesuai arahan KPU pusat mengenai protokol kesehatan, kami selaku KPPS diwajibkan menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan, antiseptik, dan alat ukur suhu tubuh, serta menghindari berkumpulnya orang atau pemilih dengan cara mengatur waktu untuk kedatangan para pemilih. Para pemilih diberi waktu yang berbeda satu dengan yang lainnya dan terbukti sampai saat ini tidak ada kerumunan orang banyak,” jelas Diah.

Sementara itu Wakil Bupati HSU Husairi Abdi mengapresiasi petugas Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) yang bertugas di TPS.

“Atas nama Pemerintah HSU kami apresiasi kepada seluruh petugas PPS yang bertugas di TPS masing-masing atas kerja kerasnya untuk menyelenggarakan pemungutan suara ini, dimana dalam pelaksanaan ini tanggung jawab petugas jauh lebih berat. Di samping tugas untuk menjalankan amanah demokrasi, juga menjaga kesehatan mengingat situasi pandemi saat ini semua orang mempunyai kerawanan tertular, lebih-lebih para petugas ini, mereka pada hari ini berinteraksi dengan banyak orang sehingga potensi penyebaran virus ini lebih tinggi,” ujar Husairi yang didampingi istri Hj. Erlian Noor Faujiah.

Menurut Husairi, terlepas siapa yang nantinya terpilih hendaklah yang terpilih tersebut dapat memberikan kemaslahatan bagi umat.

“Siapun yang nantinya menjadi Gubernur terpilih hendaknya bisa melanjutkan pembangunan dan dapat memberikan kemakmuran, kesejahteraan, serta tetap dapat menjaga kedamaian, ketertiban, dan keamanan bagi kita semua, warga HSU pada khususnya dan Kalimantan Selatan pada umumnya. Dan kami meminta agar masyarakat tetap memattuhi protokol kesehatan setiap saat, sambil sama sama kita berdoa agar pendemi ini cepat berakhir,” harapnya. (Diskominfo/rhn/dodi)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !