
BANJARMASIN – Pertunjukan teater kontemporer dari Sanggar Seni “Tanaharum” Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil menarik perhatian puluhan penikmat teater yang hadir dalam event Banjarmasin Art Week (BAW) III, Sabtu (16/11/2024) pukul 20.30 WITA di Kawasan Menara Pandang Banjarmasin.
Seni teater kontemporer bertajuk ‘Bapalas Padang’ (Clear the mind) yang ditulis oleh Nada Kamilah dan disutradarai Yudhi Galih, ditambah dengan musik gong tradisional dan lampu sorot yang dramatis, pertunjukan ini mendapat respon positif dari para penonton.
Tanaharum mengangkat latar belakang kultur kehidupan masyarakat Kalimantan Selatan didalam mengolah lahan pertanian atau istilah Banjar “Padang/huma” sedangkan “Bapalas” memiliki arti membersihkan.
“Bapalas Padang adalah ritual saat akan membersihkan tanah ‘Huma’ untuk ditanami. Membersihkan dari pohon juga rumput serta meminta izin kepada semua makhluk yang ada ditempat itu beserta izin Allah SWT,” ungkap Nada Kamilah.
Pertunjukan ini juga menyoroti tentang kondisi sosial-kultural masyarakat dengan isu-isu kekinian.
“Bapalas Padang simbolisme dari keharmonisan pikiran manusia, alam dan semua hal metafisis. Antara doa dan harapan, antara nafsu dan keinginan, antara baik dan buruk semua adalah siklus yg harus dijalani dalam kehidupan,” tambahnya.
Sementara dalam sinopsisnya disebutkan, “Dalam sebuah upacara, ketika mantra-mantra suci dan pengorbanan ritual telah kehilangan daya magisnya. Penyangkalan atas realitas menggiring keraguan terhadap keadilan. Di tengah pusaran putus asa, menggema seru untuk kembali memeluk keikhlasan, penerimaan, dan penghargaan terhadap siklus kehidupan. Mari membersihkan Padang. Padang Pikiran,” kata Yudhi Galih.
Terpisah, Yudhi mengaku bersyukur pertunjukan kali ini mendapat respon positif dari para penonton, meski proses latihan yang minim.
“Untuk latihan kita empat kali saja,” bebernya.
Diketahui, pertunjukan seni teater asal HSU ini merupakan salah satu bagian dari agenda Banjarmasin Art Week, yang juga dimeriahkan dengan pentas seni lainnya seperti musik, seni tari dan pameran seni lukis hingga pasar seni digelar di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 9-17 November 2024. Pekan seni yang dilaksanakan Dewan Kesenian Banjarmasin itu menjadi panggung baru bagi seni dan budaya di ”Kota Seribu Sungai”. (Diskominfosandi/Wahyu/Febri)
![]()




