
AMUNTAI – Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) siap melaksanakan tes swab secara masif dari tanggal 14-17 Agustus 2020. Hal ini merupakan dukungan pelaksanaan tes swab masif secara serentak untuk 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan, sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten HSU Sugeng Riyadi menjelaskan, dalam tes swab masif kali ini dibagi menjadi dua kelompok, yaitu pertama masyarakat umum dengan jumlah 110 orang diambil dari 13 puskesmas yang ada di Kabupaten HSU, khususnya mereka yang memiliki kriteria kontak erat dengan pasien yang positif dan juga mereka yang memiliki resiko tinggi. Kemudian kedua yaitu kelompok tertentu, bisa diambil dari SKPD, kecamatan, Kepala Desa/Lurah, dan juga berdasarkan prioritas, dengan total kurang lebih 700 orang.
“Memang dari target yang disampaikan oleh provinsi untuk kabupaten HSU diberikan target sebanyak 503, namun kami berupaya agar pada pelaksanaannya nanti 503 orang itu merupakan target minimal. Jadi kemungkinan nanti ada kekurangan, dan sekiranya ada kekurangan kami mohon bantuannya seandainya ada tambahan sasaran atau warga yang kita ambil swab,” terangnya.
Untuk pelaksanaan tes swab ini dipusatkan di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten HSU selama 4 hari, dengan rincian hari pertama sebanyak 236 orang, hari kedua 219 orang, hari ketiga 211 orang, dan hari keempat 215 orang. Adapun petugas 4 orang dari Dinas Kesehatan, 6 orang dari Rumah Sakit, serta bantuan dari 13 puskesmas yang ada di HSU dan 13 petugas surveilans.
“Sampai sejauh ini Alhamdulillah untuk HSU koordinasi dengan TNI POLRI berjalan lancar dan bagus, mudah-mudahan pada pelaksanaannya kami dibantu dengan pengamanan dari TNI maupun POLRI,” harapnya.
Dalam kesempatan ini, Sugeng meminta izin jadwal swab tes masif pada tanggal 17 Agustus diundur ke tanggal 18, karena pada tanggal tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI. Di samping tanggal merah, pelaksanaan swab masif pada hari keempat tersebut akan dialokasikan untuk SKPD. (Diskominfo/ikhsan/aspani)
![]()




