Jumat, 20 Februari 2026
Umum

PEMKAB HSU IKUTI PAMERAN EXPO MERIAHKAN HARJAD PROVINSI KALSEL

AMUNTAI – Dalam rangka merayakan hari jadi ke 73 Provinsi Kalimatan Selatan (Kalsel), berbagai kegiatan digelar untuk memeriahka kegiatan ini. Salah satu acara yang menarik perhatian adalah pameran expo yang diikuti oleh berbagai kabupaten/kota se Kalsel di lapangan Murjani, Banjarbaru, Rabu (30/8/2023).

Pameran expo tersebut merupakan bagian dari serangkaian acara perayaan hari jadi provinsi yang bertujuan untuk mempromosikan potensi dan kekayaan budaya dari setiap kabupaten/kota yang ada.

Pada pameran Kalsel Expo kali ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memamerkan produk unggulan yang berasal dari Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memiliki nilai ekspor yang tinggi. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang investasi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Produk-produk unggulan yang dikembangkan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, Perdagangan (Diskuperindag), serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten HSU akan dipromosikan dalam acara ini.

Beberapa di antaranya adalah anyaman purun, kerajinan eceng gondok, kerajinan bambu, kerajinan rotan/lupu, meubel, kerupuk olahan, gula batu itik, kue kering, apam hambuku, telur asin, ikan asin, beras organik, dan teknologi tepat guna.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dalam sambutannya saat membuka pameran ini, menyampaikan Kalsel Expo 2023 menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan tagline baru bagi wilayah Banua, yakni “Kalsel Babussalam” dan “Geopark Meratus.

Ia menjelaskan, ‘Kalsel Babussalam’ memiliki makna sebagai pintu gerbang Nusantara, sejalan dengan dukungan terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sedang berlangsung. Melalui konsep ‘Kalsel Babussalam’ dan ‘Geopark Meratus’, kita secara aktif mengundang dunia untuk datang mengunjungi.

Diharapkan akan ada banyak wisatawan yang datang dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari berbagai belahan dunia

“saat ini geopark meratus dalam proses pendaftaran ke Unesco. Langkah ini akan meningkatkan perhatian dunia terhadap Kalsel khususnya.” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia, Nurul Fajar Desira, yang juga bertugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, menyampaikan bahwa Pameran Kalsel Expo ini diadakan untuk memperlihatkan hasil pembangunan dan mempromosikan produk-produk daerah, terutama dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Acara ini juga bertujuan untuk membantu memperluas jaringan pasar baik di tingkat nasional maupun global.

“Untuk pameran ini berlangsung mulai 30 Agustus sampai 3 September 2023 ini, setiap hari buka dari pukul 10.00 sampai 22.00 Wita yang ikuti sebanyak 251 stand, jumlah ini meningkat 10 persen dibandingkan tahun lalu,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa peserta pameran melibatkan berbagai pihak, termasuk dinas dan badan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel, pemerintah kabupaten/kota se-Kalsel, serta delegasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Tidak hanya itu, pameran ini juga diikuti oleh peserta dari luar negeri, seperti perusahaan-perusahaan dari Belanda, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), perusahaan swasta nasional, lembaga perguruan tinggi, dan rumah sakit.

“Selain pameran yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah UMKM, pameran ini juga digelar hiburan, lomba, musik dan tari serta kebudayaan lainnya.” tutupnya. (Diskominfosandi/rizki/aulia)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !