
AMUNTAI – Sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Amuntai menggelar program latihan gabungan Palang Remaja (PMR) WIRA se HSU di Amuntai, Minggu (10/11/2022).
Mengusung tema “Wujudkan Generasi Mudah Berkarakter Melalui Implementasi Tri Bakti PMR dan 7 Prinsip Dasar Kepalangmerahan” berfungsi sebagai peer educator, yaitu pendidik sebaya keterampilan hidup sehat.
Kepala SMAN 1 Amuntai, Midehan Nabhani mengatakan, kegiatan PMR merupakan kegiatan implementasi yang bermakna bagi kemanusiaan dan sebagai organisasi menjadi wadah pembinaan untuk membangun dan mengembangkan karakter anggota remaja.
Dijelaskan, PMR merupakan aksi kemanusian yang dididik untuk menghargai dan membantu sesama manusia agar hidup lebih bagus dari segala yang berkaitan dengan keterpurukan.
“Dilihat dari ke 7 prinsip dasar dari PMR itu yang pertama adalah kemanusiaan., maksudnya adalah kegiatan PMR tersebut lebih mendalam pada sosial kemanusiaan atau sebagianya,” ucap Midehan.
Midehan juga menyebut, saat ini di Kabupaten HSU sedang terdampak banjir. Maka dari itu, PMR sebagai menjadi salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan kemanusiaan di bidang kesehatan dan siaga bencana.
“Jadi perlu kita mengetahui dan mempelajari cara menanggulangi banjir dan membantu sesama manusia yang terdampak bencana banjir,” ungkapnya.
Menurutnya, rasa kemanusiaan tersebut perlu di tanamkan kepada seluruh manusia, bahkan paling tidak anggota yang tergabung dalam PMR Wira pada saat ini.
” Tujuh prinsip itulah yang harus kita galang atau kita samakan persepsi. Oleh sebab itu, perlu kita mengadakan latihan gabungan, sehingga adanya persepsi yang sama,” tambahnya.
Ia berharap kepada seluruh peserta yang berhadir dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut bisa berjalan dengan sebaik-baiknya sesuai jadwal yang telah disiapkan. (Diskominfosandi/akbar/aulia).
![]()




