Kamis, 19 Februari 2026
Umum

MIN 9 HSU WAKILI KALSEL LOMBA UKS TINGKAT NASIONAL

AMUNTAI – Kedatangan tim penilai Lomba Sekolah Sehat atau Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Nasional di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) disambut antusias oleh para siswa/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri 9 HSU yang berada di Desa Harus Kecamatan Amuntai Tengah, Kamis (1/8).

MIN 9 mewakili Kabupaten Hulu Sungai Utara setelah sebelumnya terpilih sebagai sekolah terbaik tingkat SD/MI dalam Lomba Sekolah Sehat tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2019.

Kepala MIN 9 HSU Hj Khairati mengaku senang dan bangga menerima kedatangan tim penilai lomba tingkat nasional yang datang ke sekolahnya yang berada jauh di pedesaan.

Kendati MIN 9 berada di desa, namun hal inilah yang membuat semangatnya untuk memajukan sekolah, khususnya melalui kegiatan program UKS.

“Ketika saya membawa sekolah di desa Sungai Durait mewakili Kalimantan Selatan, pindah ke MIN 9 tahun 2012 dengan membenahi Visi dan Misi sekolah, salah satunya agar sehat jasmani, rohani, dan peduli lingkungan, dari sanalah saya mengawali langkah menuju sekolah sehat,” terang Khairati saat memberikan sambutan dalam kesempatan tersebut.

Khairati menyebut, dari total 87 siswa MIN 9 HSU, 90 persen mata pencaharian orang tuanya merupakan petani, dan dari 87 siswa tadi 36 siswa mendapat bantuan PKH yakni sekitar 40 pesennya orang tuanya tergolong kurang mampu.

“Dengan demikian, membuat kami terpacu untuk memajukan kondisi sekolah ini,” ucapnya.

Dirinya juga berharap dari hasil penilaian ini, MIN 9 HSU dapat memperoleh hasil yang terbaik. “Kami sudah berupaya dari pihak sekolah dibantu pemerintah daerah serta semua pihak yang telah membantu, kami ucapkan terima kasih,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua tim penilai Abdurrahman Somad menyambut positif atas segala pencapaian MIN 9 HSU menuju sekolah sehat.

Menurut Somad, dari hasil evaluasi dan penilaian tidak begitu banyak yang dapat diberikan masukkan karena begitu banyak sudah pencapaian yang dimiliki oleh MIN 9 HSU.

“Kami lihat Penilaian terhadap sekolah, dengan segala indikator antara lain sarana prasarana kelas, ruang guru, kantin, toilet, udara bersih, tempat cuci tangan, tempat ibadah, tempat sampah, dan UKS,” katanya.

Namun, ia menyebut bahwa hadirnya guru muhadharah (Latihan Berpidato) di sekolah sebagai inovasi yang bagus dan memiliki nilai tambah yang harus terus dipertahankan.

“Siswa MIN 9 HSU ini, semoga semua siswa MIN 9 HSU akan menjadi da’i-da’i di hari kemudian,” tandasnya.

Adapun dalam penilaian ini, tim penilai sendiri didampingi langsung oleh Wakil Bupati HSU sekaligus Ketua Pembina UKS Kabupaten H Husairi Abdi, dihadiri oleh sejumlah pejabat SKPD di lingkungan Pemkab HSU, Ketua TP PKK HSU, Kepala Kankemenag HSU, Camat, Kades setempat, serta sejumlah tokoh masyarakat. (Diskominfo/Wahyu)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !