Kamis, 19 Februari 2026
Umum

PELATIHAN K3 DAN PENANGGULANGAN BENCANA, UPAYA TINGKATKAN KUALITAS RSUD

AMUNTAI – Suara gaduh datang dari dalam RSUD Pambalah Batung Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Minggu (28/7). Ternyata ini merupakan salah satu dari rangkaian “In House Training Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit” yang dilakukan oleh Tim K3RS, Sub Kepegawaian dan Diklat RSUD Pambalah Batung Amuntai yang bekerjasama dengan Perhimpunan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja pusat.

Para peserta tampak antusias mengikuti serangkaian simulasi terkait penanganan bencana yang kapan saja bisa terjadi.

Menurut salah seorang peserta Sri Warni, meski terlihat mudah, namun ketika simulasi berlangsung agak membuat dirinya kesulitan, terlebih ketika simulasi kebakaran berlangsung.

Dirinya dituntut dapat memadamkan kebakaran segera ke sumber api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Kalau ngambil APAR nya sih mudah untuk memadamkan api, tetapi alat itu agak berat dan menimbulkan asap yang cukup banyak sehingga membuat saya pusing,” ucapnya.

Sementara itu, Kasubag Pegawaian dan Diklat RSUD PB Amuntai, Munjirurahman berharap agar segala kekurangan selama gelaran Diklat K3 dan simulasi penanggulangan bencana menjadi bahan evaluasi perbaikan kedepannya.

“Hasil kegiatan ini dapat menjadi bahan kebijakan dan langkah-langkah selanjutnya dalam hal penanggulangan bencana dirumah sakit, karena poin-poin yang telah dilaksanakan selama kegiatan, masih banyak yang perlu dikoreksi dan harus disesuaikan dengan hasil simulasi,” katanya.

“Berkat simulasi yang digelar ini, kita bisa melihat secara nyata bahwa banyak hal yang mungkin dapat ditimbulkannya, sehingga diharapkan dapat meminimalisir segala dampak negatif,” imbuhnya.

Seiring dengan itu, Ali Syahrul selaku Ahli K3 dari RS Umum Pusat Fatmawati Jakarta sekaligus narasumber dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa selama simulasi berlangsung dapat didokumentasikan untuk bahan pembelajaran, tidak hanya untuk para peserta yang mengikuti kegiatan ini, akan tetapi juga untuk seluruh karyawan yang bekerja di rumah sakit.

“Baik dokumen yang bisa dibaca, dilihat videonya, sehingga nantinya bisa dijadikan acuan untuk penanggulangan bencana,” pesannya.

Adapun untuk materi yang telah disampaikannya, ia berharap dapat menjadi pengetahuan khususnya manajemen dan fasilitas keselamatan, serta dapat disampaikan kepada para rekan lainnya yang berada di satuan kerja masing-masing.

Dirinya juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas penanganan bencana yang mungkin saja terjadi di lingkungan rumah sakit, seperti kebakaran, banjir, longsor, dan lain sebagainya.

Aksi kegiatan pada hari kedua yang digelar selama dua hari ini (27-28 Juli 2019) dilakukan dengan mengadakan simulasi penanganan bencana kebakaran menggunakan APAR dan penggunaan Hydrant yang berada di lingkungan rumah sakit. (Diskominfo/wahyu)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !