Jumat, 20 Februari 2026
Umum

181 SANTRI AR RAUDHAH IKUTI UJIAN NASIONAL IMITIHAN WATHANI 1443 H

AMUNTAI – Sebanyak 181 santri-santriwati Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Pondok Pesantren Ar Raudhah, mengikuti Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Berstandar Nasional (UAPDFBN) tahun ajaran 1443H/2022, yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

IW yang berlangsung selama tiga hari dari 26-28 Februari 2022 bertempat di Desa Pasar Senin, Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Para santri PDF Ar Raudhah di tingkat Ulya dan Wustho akan mengerjakan soal paper based test dengan lembar jawaban dan penilaian terintegrasi basis Computer Based Test (CBT).

Nashiruddin Napsi, Penanggung Jawab Pondok Pesantren Ar Raudhah mengatakan, untuk Ponpes Ar Raudhah pada tahun ini santri dan santriwati yang mengikuti Imtihan Wathani atau Ujian Akhir Berbasis Nasional tingkat Wustha setingkat MTS/SMP sebanyak 131 santri/santriwati sedangkan tingkat Ulya atau setingkat SMA/MAN/SMK sebanyak 50 santri/santriwati.

“Untuk Ulya ujian akhir dilaksanakan dengan sistem CBT (Computer Based Test) secara online sedangakan untuk Wustha masih menggunakan LJK (Lembar Jawaban Komputer). ucap Napsi, Minggu (27/2/2022).

Napsi berharap pelaksanaan IW tahun ajaran 1443H/2022 ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Alhamdulillah pelaksanaan Imtihan Wathani tahun ini berjalan dengan lancar serta sesuai dengan harapan. Semoga hasil ujian tahun ini mendapatkan hasil yang maksimal dengan mendapatkan nilai yang lebih tinggi sehingga dapat menjadi perhitungan kita di Pondok Pesantren lebih lagi di tingkat Nasional.” harapnya.

Sementara dalam pengawasan dan peninjauan ujian PDF Ar Raudhah oleh perwakilan Direktorat Jendral Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Krisnawan, mengatakan tujuan diselenggarakannya IW ini untuk mengukur standar penguasaan santri terhadap kurikulum yang bersandar pada penguasaan kitab dan upaya menjaga mutu pendidikan diniyah formal.

“Materi pelajaran yang diujikan pada Pendidikan Diniyah Formal tingkat Ulya adalah Tafsir-Ilmu afsir, Hadits-Ilmu Hadits, Figh-Ushul Figh, Bahasa Arab dan Nahwu-Sharf, sedangkan materi pelajaran untuk PDF tingkat Wustha adalah adalah Tafsir, Hadits, Figh, Bahasa Arab dan Nahwu-Shartf.” tutup Krisnawan.

Berdasarkan data yang dihimpun, selain Ponpes Ar Raudah yang mengikuti ujian UAPDFBN adapun diantaranya Ponpes Darussalam Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, dan Ponpes Raudiatul Muta’alimin Desa Teluk Haur, Kecamatan Haur Gading. (Diskominfo Nata/Yudi)

Loading

Leave a Response

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskominfosandi HSU
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: KONTEN DILINDUNGI !